cinta kasih seorang ibu - Forum Main My profile Registration Log out Login
Welcome Guest | RSS
Minggu
04 Des 2016
6:12 PM
..:::  Forum gratiss  :::..   "semuanya serba gratis di situs ini"
[ New posts · Members · Forum rules · Search · RSS ]
Page 1 of 11
Forum moderator: makanasi, verchiel 
Forum » Share » Heart to Heart » cinta kasih seorang ibu
cinta kasih seorang ibu
verchielTanggal: Minggu, 08 Mar 2009, 10:48 AM | Posting # 1
Major general
Group: Moderators
Total posting: 1122
Reputasi: 21
Status: Offline
Alkisah di suatu desa ada seorang ibu yang sudah tua hidup berdua dengan anak satu-satunya.Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang Ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya . Adapun anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri,berjudi,mengadu ayam, dan banyak lagi yang ,membuat si ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang. Namun begitupun ibu tua itu selalu berdoa kepada Tuhan, "Tuhan tolong Kau sadarkan anakku yang kusayangi, supaya ia tidak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin menyaksikan dia bertobat,sebelum Aku mati".

Namun semakin lama si Anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk bui karena kejahatan yang dilakukannya. Suatu hari ia kembali mencuri di sebuah rumah penduduk desa. Namun malang nasibnya akhirnya ia tertangkap oleh penduduk yang kebetulan lewat. Kemudian dia dibawa ke hadapan Raja untuk diadili sesuai dengan kebiasaan di Kerajaan tersebut. Setelah ditimbang berdasarkan sudah seringnya ia mencuri, maka tanpa ampun lagi si Anak tersebut dijatuhi hukuman Pancung. Pengumuman hukuman itu disebarkan ke seluruh desa. Hukuman pancung akan dilakukan keesokan harinya didepan rakyat desa dan kerajaan tepat pada saat lonceng Gereja berdentang menandakan pukul enam pagi. Berita hukuman itu sampai juga ke telinga si Ibu. Dia menangis, meratapi Anak yang sangat dikasihinya. Sembari berlutut dia berdoa kepada Tuhan. "Tuhan, Ampunilah Anak Hamba.Biarlah HambaMu yang sudah tua renta ini yang menanggung dosa dan kesalahannya. Dengan tertatih-tatih dia mendatangi Raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan, tapi keputusan sudah bulat, si Anak tetap harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur si Ibu kembali ke rumah . Tidak berhenti dia berdoa supaya anaknya diampuni.Karena kelelahan dia tertidur dan bermimpi bertemu dengan Tuhan.

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan ,rakyat berbondong-bondong untuk menyaksikan hukuman pancung tersebut. Sang Algojo sudah siap dengan Pancungnya, dan si Anak tadi sudah pasrah menantikan saat ajal menjemputnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, tanpa terasa dia menangis menyesali perbuatannya. Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan, lonceng Gereja belum juga berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit lewat dari waktunya. Akhirnya didatangi petugas yang membunyikan lonceng di Gereja. Dia Juga mengaku heran, karena sudah sedari tadi dia menarik lonceng tapi, suara dentangnya tidak ada.

Ketika mereka sedang terheran-heran, tiba-tiba dari tali yang di pegangnya mengalir darah. , darah tersebut datangnya dari atas,berasal dari tempat di mana Lonceng diikat. Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah itu. Tahukah Anda apa yang terjadi? Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemui tubuh si Ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk Bandul di dalam lonceng yang mengakibatkan lonceng tidak berbunyi, sebagai gantinya kepalanya yang terbentur ke dinding lonceng

Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata . Sementara si Anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan.Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke Atas dan mengikat dirinya di lonceng tersebut serta memeluk besi di dalam lonceng,untuk menghindari hukuman pancung anaknya.

Demikianlah, sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya, betapapun jahatnya si Anak. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing-masing , selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di Dunia ini.

 
emozzzTanggal: Minggu, 08 Mar 2009, 12:30 PM | Posting # 2
Colonel general
Group: Moderators
Total posting: 2854
Reputasi: 20
Status: Offline
woke.. nice post... I love my mom... ^^
 
verchielTanggal: Minggu, 08 Mar 2009, 6:26 PM | Posting # 3
Major general
Group: Moderators
Total posting: 1122
Reputasi: 21
Status: Offline
i love my mom to happy happy happy
 
Selina_LeungTanggal: Sabtu, 04 Apr 2009, 4:49 PM | Posting # 4
Sergeant
Group: Users
Total posting: 105
Reputasi: 7
Status: Offline
mah...muaaaahhh...
 
verchielTanggal: Selasa, 07 Apr 2009, 3:07 PM | Posting # 5
Major general
Group: Moderators
Total posting: 1122
Reputasi: 21
Status: Offline
cuma dicium sel?
wkwkwk
 
emozzzTanggal: Selasa, 07 Apr 2009, 7:43 PM | Posting # 6
Colonel general
Group: Moderators
Total posting: 2854
Reputasi: 20
Status: Offline
mang e diapake ??? wkakakakakka....
 
nsQuareTanggal: Selasa, 07 Apr 2009, 9:18 PM | Posting # 7
Major general
Group: Users
Total posting: 1212
Reputasi: 19
Status: Offline
givethanks 4 the greatest mom i ever had. wkakaka..
iio mesti the greatest lah yaaa.. wkakaka
 
plekukTanggal: Jumat, 10 Apr 2009, 9:40 AM | Posting # 8
Lieutenant
Group: Users
Total posting: 222
Reputasi: 5
Status: Offline
hwaaa i love my mom
 
Forum » Share » Heart to Heart » cinta kasih seorang ibu
Page 1 of 11
Search:


 Denny's Page © 2016
Make a free website with uCoz